AKU BAHAGIA

Source : Google

Aku bahagia, terlahir sebagai diriku,

Memiliki keluarga yang hangat, sahabat yang menyenangkan, dan segala sesuatu yang membuat hidupku berwarna.

Lalu aku bertambah bahagia, bertemu kamu. Teman lama yang ku semogakan menjadi teman hidup. Sejak aku menggenggam tanganmu, di awal kencan kita. Aku ingin memastikan bahwa perasaanku benar kepadamu. Lalu selanjutnya genggaman tangan itu menjadi rasa aman bagiku, karena kamu bersamaku-meski kini tidak lagi kita lakukan. Aku menemukan kepingan aku, di kamu. Aku bersyukur bertemu dengan kamu.

bahagia

Aku bersyukur sejak kita mencoba membangun dunia, menumbuhkan bibit kebahagiaan dengan pupuk kesedihan yang telah berlalu. Aku bersyukur bertemu kamu.

Aku bahagia mencintai kamu.

Aku bahagia mencintai kamu tanpa mencium bibir mungilmu, meski aku memiliki banyak kesempatan untuk melakukannya.

Aku bahagia mencintai kamu, tanpa memeluk tubuhmu yang gempal menggemaskan, meski aku sangat ingin melakukannya-menangisi hari-hari kecewaku di pelukanmu. Andai pundakmu bebas untuk kusandari menceritakan penatnya dikhianati teman, atau sekedar bercerita betapa tidak menyenangkannya hariku.

Aku bahagia mencintai kamu, tanpa genggaman tangan yang sangat ku suka. Tanda rasa aman, aku memiliki kamu.

Akan lebih bahagia, jika kita melakukannya di waktu yang tepat. Right?

Aku bahagia meski ungkapan rindu hanya berupa nyanyian, cerita bahagia dan sedih hanya via telepon. Jika ya, kelak kita akan mengetahui kabar masing-masing dengan bertatap muka dalam satu atap yang sama.

Aku bahagia. Atas segala kebahagiaan yang telah kita ciptakan, aku bersyukur mengenal kamu. Untuk segala kesedihan dan kebahagiaan yang telah kita bagi, aku merasa semakin kaya-kaya akan pemahaman hidup.

Jangan pernah merasa tak pernah berguna untukku, hadirnya kamu-menyempurnakan separuh aku. Dan kebahagiaan akan bertambah, ketika kamu kelak mengucapkan janji suci sehidup semati bersamaku-kamu sempurnakan aku.

Maaf aku begitu rapuh mencintaimu, kadang hal yang tak perlu aku tangisi-aku tangisi. Wajar merasakan rasa sakit, cemburu, dan sensasi mengesalkan lainnya -ketika obatnya adalah kamu seorang.

“You’re my happines and my sadness too”

Esok hari dan selanjutnya kita belajar dari segala kesalahan itu. Entah itu terjatuh berulang kali, kita selalu punya kesempatan untuk selalu memperbaiki jika kita mau. Bukan berarti kita selalu melakukan kegagalan yang sama, kita bersama untuk saling menguatkan tanpa melepaskan tangan. Andai dekapan hangatmu halal bagiku, belum.

Bukan siapa yang merasa paling tersakiti, atau siapa yang paling banyak membahagiakan. Kita ada untuk saling menguatkan. Aku dan kamu.

Aku bahagia mencintai kamu tanpa harus kujelaskan betapa menyedihkan bila aku kehilangan kamu.

Aku bersyukur hari dimana sore itu kamu datang ke rumah menjemputku-dulu kita punya kesedihan hidup masing-masing. Kejadian itu mengantarkan kita seperti sekarang ini dengan segala cerita tangis-tawa. Aku bahagia kamu membawaku dalam duniamu, tak ada penyesalan mengenalkan kamu pada duniaku-lalu kita mengetahui satu sama lain.

Untuk puluhan, ratusan, bahkan ribuan kali kegagalan dan kesalahan. Kita selalu punya kesempatan untuk memperbaiki jika kita mau. Kita bersama untuk saling menguatkan tanpa melepaskan tangan. Cinta bukan siapa yang paling, tapi saling.

Kesekian kalinya, aku bahagia kamu terlahir di dunia. Aku bersyukur bertemu kamu. Untuk kesedihan dan kesenangan hidup, aku ingin membaginya denganmu. Untuk pemahaman hidup yang belum sempurna, mari sempurnakan bersama. Jangan lepaskan tanganku…

I wanna make you smile whenever you’re sad,
Carry you around when your arthritis is bad,
Oh all I wanna do is grow old with you.

I’ll get your medicine when your tummy aches,
Build you a fire if the furnace breaks,
Oh it could be so nice, growing old with you.

(Daniel Padilla-Grow old with you)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s