PADA

Adhia,

Pada malam-malam yang akan datang, rindu akan selalu sama. Kamu.

Pada pagi yang tak pernah berkhianat membawa harapan baru, harapan akan selalu sama. Kamu.

Pada perahu yang sedang karam, aku ingin meronta sekuat tenaga-dengan kamu.

Pada lautan kehidupan yang bergelombang, pada angin badai yang terus menerpa. Kuatlah bersamaku. Tetap berlayar.

Pada bunga malam, aku ingin menghidupkan mimpi-mimpi yang ada kamu di dalamnya.

Kamu mimpiku,

Advertisements

Kenalkan, Dara Prayoga (Oka)

Aku mengetahui Oka, Dara Prayoga sejak 2011. Sejak aku kelas dua SMA-hingga sekarang. Dia seorang selebtwit, pernah membuat buku berjudul Analogi cinta sendiri, Analogi cinta berdua, dan back to you. Sekarang dia sudah menikah dengan seseorang yang dia cintai,Mia. Bahkan sudah mempunyai anak yang lucu. Namanya Jio dan Kio, anak kembar yang biasa aku bagikan dalam kiriman pesan instagram kita.

Jika orang lain punya Dilannya ayah Pidi Baiq sebagai panutan, aku punya Oka. Aku pernah berjumpa dengannya di launching buku Analogi Cinta Berdua di Bandung. Duduk di sampingnya, berfoto bersamanya. Oka-ku nyata. Dan aku baru ingat buku itu ada di Ratna-sampai sekarang ūüė¶

Apa yang aku suka dari Oka? Oka gak ganteng-wkwk. Dia selalu menginspirasi aku-menginspirasi aku agar tetap memperjuangkan cinta. Padamu. Aku kagum padanya, mencintai Mia dengan begitu indahnya. Aku juga ingin, mencintai kamu dengan begitu indahnya. Seperti ucapan gaul zaman sekarang “panutanqu” haha.

Aku mencintaimu, karena aku ingin-tanpa paksaan.

Aku bersyukur dilahirkan menjadi pembangkang.

Pada sebagian besar waktu dalam hidup, aku sering tidak bisa menerima begitu saja.

Aku sering tak percaya apa yang dikatakan orang.

Bagiku, jawaban dari orang lain hanya menambah tanda tanya.

 

Aku lebih percaya kepada hidup.

Tuhan bersama semesta-Nya lebih jujur daripada jujur.

Ia memberikan pertanda kepada setiap makhluk-Nya.

Kita, makhluk yang tak pandai membaca.

 

Ada seorang bijak pernah berkata bahwa kadang kita tak bisa bersama dengan yang dicinta.

Aku berkali-kali bertemu dengan orang yang harus merelakan cintanya dan menerima cukup yang ada.

Merelakan yang telah pergi sedang batin dan raga menjerit berusaha meraih hadirnya.

Kondisi yang beberapa orang coba jalani selamanya dalam hidupnya.

 

Tapi maaf, aku tidak bisa.

Aku tidak bisa untuk tidak menghidupi mimpiku.

Aku tidak bisa untuk merelakan seseorang yang tak tergantikan.

Aku tidak sanggup bila itu bukan kamu.

 

Aku bersyukur dilahirkan menjadi pembangkang.

Karena aku tak ingin berakhir seperti mereka.

Aku tidak akan menuruti¬†perkataan ‚Äúcinta tak harus memiliki‚ÄĚ.

Aku mau memiliki cintaku, itulah mengapa aku memperjuangkan kamu.

 

Aku pernah bermimpi mewujudkan mimpi bersama kamu.

Sebuah mimpi yang tercipta dari alam bawah sadar yang paling dalam.

Yang bahkan aku sendiri tak tahu mengapa aku memimpikannya.

Sampai aku sadar, bahwa mimpi itu harus kuhidupi.

 

Mimpi yang pernah aku rusak sendiri.

Tetapi seperti yang selalu hidup ajarkan kepada aku, aku harus memperbaiki semuanya sendiri.

Itulah mengapa, aku memutuskan untuk tidak menyerah atas kamu.

Aku memilih untuk tidak merelakan kamu.

Sepenggal tulisan Oka untuk Mia berjudul back to you, selalu mengena padaku-selalu ingin membuatku kembali memperjuangkanmu tanpa lelah dan semoga lillah. Puisi ini belum berakhir, aku hanya mengambil sebagian sebelum pada ending bahagia.

Kamu tahu? pagi ini aku sehabis solat shubuh ingin memposting nyanyian ku di snapgram. haha- pada akhirnya aku memang tak pede. Aku suka bernyanyi, meski suaraku tidak baik wahaha. Ingat kan, aku finalis dangdut akademi 4 (lalu apa hubungannya) :p

Pagi ini aku ingin sekali membangunkanmu seperti biasanya, mengirimi bom message whats app, video call – meneleponmu sampai kamu bangun. Bahkan aku masih ingat saat bulan Ramadhan, 70 panggilan bahkan tak berhasil membangunkanmu. wakakak- Aku bertahan tidak melakukannya pagi ini sampai nanti kamu mengabariku untuk bertemu di hari sabtu/minggu. Aku tersenyum mengingat kebiasaan-kebiasaan kita-terkadang konyol, namun itulah cara kita menyampaikan rasa sayang dan perhatian.

Malam tadi, kamu bercerita menonton film “Banda” bersama Ramadhan, dan mengatakan bahwa jika aku yang menontonnya-aku pasti akan tertidur. wkwkwk-kebiasaanku. Lalu aku menghancurkan hal-hal yang sudah menenangkan malam tadi, dengan egoku. Dan kamu bilang, selalu seperti itu. Aku selalu menyakiti. Setelah sebelumnya kamu ingin kita tetap biasa saja setiap hari-chatting, pada akhirnya aku memutuskan untuk memberi jeda-pada interaksi kita.

Oka mengajarkanku jarak,

Kita butuh jarak untuk bisa melihat.

Oka bilang begitu, katanya : Dengan jarak, kamu bisa melihat apakah seseorang benar-benar mencintai kamu atau tidak. Kalimat itu sangat sederhana, namun pikirkanlah. Ada banyak makna di dalamnya.

Aku percaya bahwa itu benar, setidaknya-untuk pikiran keruh kita saat ini, jarak mungkin akan merehatkan pikiran kita yang kacau untuk kembali berpikir jernih. Untuk segala permasalahan hidupmu, aku selalu ingin tahu. Dan aku ingin selalu berada disana, menemanimu menghadapinya. Bersama.

Jarak Mengajari Kita Mengalahkan Musuh yang Lebih Nyata

Ego. – Oka

Aku sangat paham ini. Semoga jarak saling meruntuhkan ego untuk saling mengetahui bahwa, kita saling membutuhkan.

Aku ingin tetap mengingatkanmu, jangan lupa sarapan luuu-jangan so soan diet, mengatakan have a nice day- happy working, jangan tidur kemaleman, mengingatkan solat lima waktu, bahkan sekedar mengucapkan bahwa aku sayang kamu. dan yang paling menyenangkan berbicara ngolor ngidul kesana kemari, menceritakan betapa menyebalkannya teman atau melalui hari yang buruk. Aku bisa bersabar. Bersabar itu menyenangkan, memberi ruang mengingat segala hal yang kita lalui bersama dengan penuh perjuangan mewujudkannya dan membuatku senyum-senyum sendiri pagi ini. Pagi ini aku gereget menanyakan “Sudah bangun belooom?“. Mari mengingat yang baik-baik, karena tanpa sadar kita sekarang sudah menjadi seseorang yang berbeda dengan kita pertama bertemu satu tahun lalu untuk memulai sebuah kisah.

Terimakasih sudah menemukanku, memberi uluran tangan yang hangat dan membawa dunia kepadaku. Percayalah Adhia, hingga aku membuat postingan ini. Aku selalu merasa senang mencintaimu. Aku senang, menemukanmu.

Kenalkan, dia Dara Prayoga. Panutanqu dalam memperjuangkan kamu. Kamu bisa mengenalnya disini https://daraprayoga.wordpress.com/

AKU BAHAGIA

Source : Google

Aku bahagia, terlahir sebagai diriku,

Memiliki keluarga yang hangat, sahabat yang menyenangkan, dan segala sesuatu yang membuat hidupku berwarna.

Lalu aku bertambah bahagia, bertemu kamu. Teman lama yang ku semogakan menjadi teman hidup. Sejak aku menggenggam tanganmu, di awal kencan kita. Aku ingin memastikan bahwa perasaanku benar kepadamu. Lalu selanjutnya genggaman tangan itu menjadi rasa aman bagiku, karena kamu bersamaku-meski kini tidak lagi kita lakukan. Aku menemukan kepingan aku, di kamu. Aku bersyukur bertemu dengan kamu.

bahagia

Aku bersyukur sejak kita mencoba membangun dunia, menumbuhkan bibit kebahagiaan dengan pupuk kesedihan yang telah berlalu. Aku bersyukur bertemu kamu.

Aku bahagia mencintai kamu.

Aku bahagia mencintai kamu tanpa mencium bibir mungilmu, meski aku memiliki banyak kesempatan untuk melakukannya.

Aku bahagia mencintai kamu, tanpa memeluk tubuhmu yang gempal menggemaskan, meski aku sangat ingin melakukannya-menangisi hari-hari kecewaku di pelukanmu. Andai pundakmu bebas untuk kusandari menceritakan penatnya dikhianati teman, atau sekedar bercerita betapa tidak menyenangkannya hariku.

Aku bahagia mencintai kamu, tanpa genggaman tangan yang sangat ku suka. Tanda rasa aman, aku memiliki kamu.

Akan lebih bahagia, jika kita melakukannya di waktu yang tepat. Right?

Aku bahagia meski ungkapan rindu hanya berupa nyanyian, cerita bahagia dan sedih hanya via telepon. Jika ya, kelak kita akan mengetahui kabar masing-masing dengan bertatap muka dalam satu atap yang sama.

Aku bahagia. Atas segala kebahagiaan yang telah kita ciptakan, aku bersyukur mengenal kamu. Untuk segala kesedihan dan kebahagiaan yang telah kita bagi, aku merasa semakin kaya-kaya akan pemahaman hidup.

Jangan pernah merasa tak pernah berguna untukku, hadirnya kamu-menyempurnakan separuh aku. Dan kebahagiaan akan bertambah, ketika kamu kelak mengucapkan janji suci sehidup semati bersamaku-kamu sempurnakan aku.

Maaf aku begitu rapuh mencintaimu, kadang hal yang tak perlu aku tangisi-aku tangisi. Wajar merasakan rasa sakit, cemburu, dan sensasi mengesalkan lainnya -ketika obatnya adalah kamu seorang.

‚ÄúYou‚Äôre my happines and my sadness too‚ÄĚ

Esok hari dan selanjutnya kita belajar dari segala kesalahan itu. Entah itu terjatuh berulang kali, kita selalu punya kesempatan untuk selalu memperbaiki jika kita mau. Bukan berarti kita selalu melakukan kegagalan yang sama, kita bersama untuk saling menguatkan tanpa melepaskan tangan. Andai dekapan hangatmu halal bagiku, belum.

Bukan siapa yang merasa paling tersakiti, atau siapa yang paling banyak membahagiakan. Kita ada untuk saling menguatkan. Aku dan kamu.

Aku bahagia mencintai kamu tanpa harus kujelaskan betapa menyedihkan bila aku kehilangan kamu.

Aku bersyukur hari dimana sore itu kamu datang ke rumah menjemputku-dulu kita punya kesedihan hidup masing-masing. Kejadian itu mengantarkan kita seperti sekarang ini dengan segala cerita tangis-tawa. Aku bahagia kamu membawaku dalam duniamu, tak ada penyesalan mengenalkan kamu pada duniaku-lalu kita mengetahui satu sama lain.

Untuk puluhan, ratusan, bahkan ribuan kali kegagalan dan kesalahan. Kita selalu punya kesempatan untuk memperbaiki jika kita mau. Kita bersama untuk saling menguatkan tanpa melepaskan tangan. Cinta bukan siapa yang paling, tapi saling.

Kesekian kalinya, aku bahagia kamu terlahir di dunia. Aku bersyukur bertemu kamu. Untuk kesedihan dan kesenangan hidup, aku ingin membaginya denganmu. Untuk pemahaman hidup yang belum sempurna, mari sempurnakan bersama. Jangan lepaskan tanganku…

I wanna make you smile whenever you’re sad,
Carry you around when your arthritis is bad,
Oh all I wanna do is grow old with you.

I’ll get your medicine when your tummy aches,
Build you a fire if the furnace breaks,
Oh it could be so nice, growing old with you.

(Daniel Padilla-Grow old with you)

Takut

WhatsApp Image 2017-08-07 at 17.15.22.jpeg

Tak ada manusia yang siap dengan kehilangan-aku juga.

Aku takut-kehilangan kamu,

Padahal sebenarnya aku tak kehilangan apa-apa, semua hanya kembali pada tempat-yang seharusnya.

Aku, takut kehilangan sosokmu,senyumanmu,gurat kesalmu ketika melihat tingkahku,cara tawamu,caramu kebingungan menenangkanku,caramu menatapku-segalanya.

Takut orang lain yang akan memilikinya kelak.

Aku, takut suatu hari kamu bertemu gadis yang lebih menyenangkan daripada aku. Lebih mencintaimu dengan istimewa, menenangkan kesedihanmu dengan luar biasa, menghargai kamu dengan cara yang takjub, memetik paham kehidupan yang ranum kebaikan bersama.

Aku, takut hanya menjadi orang yang ‚Äúpernah‚ÄĚ menjadi gadis itu.

Takut, dalam rencana masa depanmu-tak ada aku.

Aku dalam, mencintaimu. Sejak hari-kamu ada mendengar luka-luka lamaku-, sejak makan adalah aktivitas rutin pertemuan rindu, sejak jarak hanyalah angka menabung rindu untuk dinikmati bersama, dan sejak kamu menjadi pemanis bunga malamku. Aku memeluk takut.

Pemahaman hidup baik yang kita tuai bersama, pondasi hubungan yang kita bangun dengan peluh keringat, dan dunia yang sedang kita ciptakan untuk ditinggali bersama. Rasanya sungkan, untuk berhenti. Aku, tidak tahu kamu.

Aku memeluk takut, aku bertatap muka dengan takut. Bagaimana jika pada akhirnya, kita hanyalah angan? Angan yang ada untuk dikenang.

‚ÄúTuhan Maha membolak-balikkan hati manusia‚ÄĚ

Benar demikian, aku memeluk takut untuk berdamai dengan takut. Bila kelak, doaku-dan doamu tak berpaut pada langit malam. Jika Tuhan memiliki jawaban lain, kelak berdamai dengan takut adalah cara berlapang dada yang sempurna.

‚ÄúAku mencintaimu dengan memeluk rasa takut, Takut menjadikanku berusaha lebih baik lagi mencintaimu, dengan versi terbaik diriku‚ÄĚ

Aku mencintaimu, dengan keberanian memeluk rasa takut.

KUPU-KUPU

Hasil gambar untuk kupu-kupu

Source : google

Kupu-kupu itu tetap berterbangan pada tempatnya, seperti pertama kali kamu datang membawa rasa yang bernama cinta kepadaku. Kesana kemari dalam perutku, menggelitik rasa rindu-kadang ngilu terlalu banyak menyulam rindu. Selalu ada rindu baru di setiap pagi, membuncah-semoga kelak aku paham bagaimana caranya memanajemen rindu.

Tak ada yang hilang, pun ketika kamu tak lagi menyulam benang masa depan bersamaku. Benang-benang itu masih suci, pun ketika kamu memutuskan berhenti menyulam-untuk membawakan sutra padaku-atau kepada yang lain. Kupu-kupu itu akan terus berterbangan entah sampai kapan. Sampai waktu menunjukkan kemana aku-dan kemana kamu.

Aku tak berputus harapan menyulam benang rindu, Tuhan selalu punya cara kemana benang itu tertuju akhirnya. Kepadamu? atau kepada yang lain. Jika kepadamu, kupu-kupu itu sama dengan apa yang kuceritakan hari ini. Jika Tuhan menautkan ujung benang rindumu padaku, benar, rindu itu akan mengikat kamu dan aku dalam pemahaman bahagia yang sesungguhnya.

Sama halnya dengan, kemanapun ujung benang rindu kita, entah berpaut atau tidak. Kita tetap akan bahagia dengan pemahaman yang ‚Äúsudah seharusnya‚ÄĚ. Siapkan benang-benang rindu untuk disulam menjadi sutera kehidupan, makna hidup yang akan selalu membuat kita bersyukur hidup di dunia bersama orang yang kita cintai.

Kupu-kupu itu tetap berterbangan pada tempatnya, seperti pertama kali kamu datang membawa rasa yang bernama cinta kepadaku. Kesana kemari dalam perutku, menggelitik rasa rindu-kadang ngilu terlalu banyak menyulam rindu. Selalu ada rindu baru di setiap pagi, layaknya embun, selalu terbaharui. Membuncah-semoga kelak aku paham bagaimana caranya memanajemen rindu. Kelak laut akan mengajarkan bagaimana tenangnya merindu.

Kupu-kupu itu tetap berterbangan pada tempatnya, seperti pertama kali kamu datang membawa rasa yang bernama cinta kepadaku. Hari ini dan hingga kelak kamu menemukan pasangan hidup, entah aku-atau bukan aku.

Namun dalam hati, semoga aku.

Kupu-kupu itu- bernama rasa sayang.

My Daily Skin Care (Review)

Akhir-akhir ini lagi suka blogwalking tentang produk Skin care yang banyak beredar di pasaran. Seru juga ya ternyata, konsumen yang mau beli atau mau ganti dari satu skin care ke skin care yang lain jadi lebih mudah untuk dapet referensi produk. Berhubung lagi punya waktu luang (ga ada sih sebenernya, skripsi nungguin dikerjain tuh padahal. Ya setidaknya pengisi waktu nunggu si doi bales chat halah) seru juga nih review skin care yang biasa dipake sehari-hari.

Buat aku yang kegiatan sehari-harinya kuliah dan kerja di ruang tertutup (kitchen), ya sama aja sih sebenernya resiko muka kena kotoran dengan orang yang kerja diluar ruangan. Selain itu aku juga hobi banget naik kendaraan umum yang buseeeeet itu debu ga kira-kira tebelnya melebihi dempul bedak anak alay. Ga menutup kemungkinan kotoran-kotoran yang nempel dimuka kita bisa jadi jerawat atau bikin kulit iritasi. Btw, aku paling gasuka kena panas matahari (soalnya waktu itu pernah pas KKN, panas-panasan dan kulit langsung berubah jadi belang. Oh Tidak! Emang sih kesalahan aku karena gak pake sunblock.) Ya intinya sih, kita harus pinter-pinter ngerawat muka supaya tetap bersih dan tentunya ‚Äúsedap dipandang‚ÄĚ alias ga ada noda kayak jerawat. Cewek-cewek pasti tau, ada satu jerawat aja dimuka bisa bikin mood jadi jelek ‚Äúgatel pengen mencet jerawat hih‚ÄĚ

Buat produk skin care sendiri, kadang kita harus ‚Äúcocok-cocokan dulu‚ÄĚ pas pake. Kalau kita salah pakai produk, muka kita bisa gak sesuai dengan harapan awal saat kita membeli produk skin care tersebut untuk mendapatkan kecantikan yang diinginkan. Aku juga gitu, skin care yang aku pakai buat sehari-hari gak semuanya satu merk kok. Karena ada beberapa yang emang gak cocok di muka aku yang kombinasi (Berminyak dan normal).

  1. Facial Wash La tulipe

img_20161030_095431

Aku hampir setahun pake produk facial wash dari latulip, padahal dari zaman SMA  aku pake Pond‚Äôs antibacterial facial scrub. Dulu pas zaman SMA, aku sempe ngalamin muka yang jerawatan banget. Sebenernya pake Ponds gak bikin kulit wajah break out sih, Cuma setahun belakangan kemaren baru ngerasa pake ponds bikin muka kering dan kadang ada yang ngelupas. Pas habis cuci muka, wajah bersinar banget pake ponds tapi tetep… gak bertahan lama. Mungkin karena kulit aku berminyak di bagian T.

Aku ga sengaja tertarik sama latulipe karena dulu pas jalan-jalan di Bandung Indah Plaza iseng-iseng nyoba produk Latulipe yang lagi buka stand di depan Matahari, eh taunya muka aku agak bersihan gitu. Pas nyoba produk Latulipe, aku beli Astringen sama Milk Cleanser soalnya kebetulan waktu itu lagi kosong kata mbaknya. Sok-sokan mau beli satu paket, sayangnya aku lagi ga ada duit. Keesokan harinya beli facial wash latulipe karena udah ngerasa percaya diri banget nih produk cocok buat kulit wajah aku. Eh ternyata bener! Semenjak pakai Latulip, kulit wajahku menjadi kenyal-kenyal. Uh, suka!

img_20161030_095453

Kemasannya simple banget, Tubenya didominasi warna putih sama biru. Tapi sayang menurutku kurang praktis karena tutup tubenya harus diputer untuk bisa mengeluarkan isinya dan karena tutupnya gak menempel di tubenya menyebabkan (kalau jadi aku sih…) gampang hilang. Facial wash latulipe ini gak berbusa, kadang suka lepas dari tangan karena bentuknya gel (dan kadang aku kesel sendiri). Tapi overall aku suka, wajahku jadi terlihat bersih dan kenyal. Pas beli di Borma Setiabudhi harganya sekitar Rp.29.000,-, lain lagi pas aku beli di beauty counter deker kampus harganya Rp.31.000,-. Beli lagi? ABSOLUTELY YES!

  1. Face Tonic Viva Bengkuang

img_20161030_095703

Aku suka banget pake face tonic Viva bengkuang ini, bikin kulit segar dan gak perih pas dipake. Dulu aku pake astringen La tulipe, tapi sayang bikin perih alhasil kulit jadi merah-merah. Ternyata oh ternyata, astringen La tulipe mengandung alkohol sehingga bikin kulitku perih. Aku pernah baca sih, astringen itu sebenernya diatas Tonic. Tapi pas aku nyoba produk La tulipe di mall itu, aku dikasihnya astringen. Akhirnya setelah pengalaman yang sudah-sudah aku beralih ke Face Tonic Viva bengkuang. Awalnya sih Cuma nyoba-nyoba produk punya temen, eh suka deh!

img_20161030_095710

Ingredients : Aqua, Ethanol, Sorbitol, Pachyrrhizus ErosusRoot Extract, Methylparaben, Polysorbate 80,Propylene Glycol, Sunflower (helianthus Annuus) seed oil, BHT, Citric Acid, PEG-40 hydrogenated Castor oil, perfume

Face Tonic Viva bengkuang ini gak ada kandungan alkoholnya sehingga ga bikin muka perih, sejauh ini muka aku cocok pake produk ini, biasanya aku pake face tonic sehabis mandi pagi, di siang hari dan setelah menggunakan susu pemberih di malam hari sebelum tidur. Ya efeknya bikin muka aku seger. Lain kali aku mesti nyoba kandungan selain bengkuang. Yosh! Harganya cukup terjangkau, waktu itu aku beli di Beauty counter Nikita deket kampus Cuma Rp.6000,-

  1. Milk Cleanser La tulipe

img_20161030_095527

Ini termasuk produk yang aku beli pas nyobain produk La tulipe di BIP, awalnya produk ini jarang aku pake dan terbengkalai begitu saja di kotak kosmetik. Setelah aku liat-liat review di blog-blog orang katanya produk ini bagus. Aku pun mencoba. Daaaaan, That‚Äôs true! Wajahku jadi lebih cerah setelah penggunaan, pas bangun tidur juga masih terasa banget kulit wajah gue kenyal-kenyal. Sukaaa banget!

img_20161030_095534

Ingredients : Purified Water, Mineral oil, Stearic acid, Triethanolamine, propylene Glycol, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Sorbic Acid, Cetyl alcohol, Fragrance

Dan selain cerah, aku ngerasa kulit wajah  jadi sedikit lebih putih dan bersih. Aku biasanya pake sebelum tidur atau setelah seharian pake make up. Aseli, produk ini ngangkat kotoran make up secara menyeluruh. Dan kayaknya, aku mau beli lagi kalau milk cleanser ini abis. Tapi aku lupa pas beli berapa ya harganya?

  1. Pond’s Acne blemish Lightening Cream

img_20161030_095637

Aku pake produk ini dari SMA, walaupun aku udah berhenti pake facial wash-nya Pond‚Äôs tapi tetep pake produk ini sampai sekarang. Kulit wajahku gak breakout sih, aku biasa pake cream ini sebelum pake bedak. Aku gak suka pake foundation sebelum pake bedak, gak tau kenapa. Mungkin karena aku pakai cream ini udah lama banget, efeknya sih yaaa… kulit wajah aku cerah dan gak kusam. Efek memutihkan? Aku pikir Cuma dikit, padahal aku rutin pake setiap hari haha. Dari muka aku jerawatan sampe sekarang, sejauh ini membantu menyembuhkan jerawat gue sih. Noda-noda jerawat item di muka juga jadi hilang. Yey!

img_20161030_095646

Ingredients : water, stearic aci, Alcohol Denat, Ethylhexyl, methoxycinnamate, Glycerin, Trideciyl Salicylate, Isopropyl Myristate, Silica, Niacinamide, Cetyl alcohol, Potassium Hydroide, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Phenoxyethnol, Perfume, Dimethicone, Triclocarban, Aloe barbandensi leaf juice, Maltodextrin, Sodium Benzoate, Potassium sorbate, Methylparaben, Propylparaben, Tetrasodium EDTA, BHT, Cl 19140, Cl 42090

 Kemasannya cukup praktis dengan tube kecil berwarna putih kehijau-hijauan, cocok buat  travelling karena gampang dibawa kemana-mana. Pembelian ulang? Aku pengen coba moisturizer La tulipee dulu dah. Harga ponds Acne Blemish Lightening Cream kalau gak salah Rp.18.000,- di minimarket.

  1. Peeling Mundingsari Mustika Ratu

img_20161030_095600

Pertama kali tau produk peeling mundingsari Mustika Ratu ada di lemari kosmetik kakak cewekku, iseng-iseng deh aku nyobain. Kenapa ya semua produk yang aku pake berawal dari iseng-iseng, kadang aku gak ngerti. Tapi ya gitu, apa yang aku awali dengan iseng-iseng selalu berakhir dengan kecocokan (tapi dalam hubungan aku gak pernah iseng-iseng kok, suer). Peeling ini berbentuk cream dengan scrub-scrub kecil didalamnya, fungsinya untuk mengangkat kotoran-kotoran dikulit wajah. Sejauh ini setelah pemakaian peeling mundingsari, kotoran dan komedo putih terangkat. Tapi komedo yang berwarna hitam susah banget keangkatnya (salah satu masalah diwajahku yang susah banget, tapi aku gak pernah mau ke dokter atau ke klinik perawatan wajah ). Atau emang komedo hitam memang sulit untuk dihilangkan. Tapi nggak mungkin sih…

img_20161030_095624

Ingredients : aqua, Propylene Glycol, Stearic Acid, Glycery stearate, PEG-100 stearate,Dimetichone, Dicalcium Phosphate, dihydrate, Sodium lactate, Ethoxydiglycol, PEG-26 Jojoba acid, PEG-26 Jojoba alcohol,Butylene Glycol, PEG-40 Hydrogenerated Castor Oil, Trideceth-9, Simmondsia Chinensis (Jojoba) seed oil, Curcuma heyneana root extract, Murraya exotica leaf extract, Acrylates/c 10-30 alkyl acrylate crosspolymer, Methylparaben, Allantoin, Propylparaben, Parfum, sodium sultate, Cl 9140, Cl 42090

Kemasan Peeling mundingsari mustika ratu berbentuk Tube berwarna hijau dan putih tulang, ukurannya ada yang besar dan kecil. Harganya juga cukup terjangkau, sekitar Rp.22.000,- (kalau gak salah) tapi cukup awet. Karena produk ini tidak dipakai setiap hari, cukup dua-tiga minggu sekali. Wajah kita perlu dibersihkan dari sisa-sisa kotoran yang menempel, tapi kalau dipakai setiap hari bisa-bisa kulit wajah menjadi tipis karena sering di peeling. Aku sih cukup ‚Äúoke‚ÄĚ pakai produk ini. Pembelian kembali? Ng… untuk membersihkan wajah dari kotoran sih, aku bilang ‚Äúyes!‚ÄĚ

  1. Lipbalm Wardah Strawberry

img_20161030_113320

Produk ini (lagi-lagi) aku dapat dari lemari kosmetik kakak, dulu aku sempet pake maybelline Baby Lips. Suka sih, praktis juga karena bentuknya seperti lipstick pada umumnya berbentuk batang. Tapi aku lebih suka pakai Lipbalm wardah, karena wanginya enak. Lipbalm ini biasa aku pake sebelum tidur biar dipagi harinya bangun dengan keadaan bibir yang segar dan gak pecah-pecah. Bisa juga dipakai lima belas menit sebelum menggunakan lipstick. Bentuknya wadah bulat mungil dan cara menggunakannya dengan dioleskan menggunakan jari. Jadi gak pernah ngalami bibir pecah-pecah lagi deh setiap hari. Yeay! Udah pasti sih aku melakukan pembelian ulang, tapi aku lupa harganya berapa. Bisalaah ya dicek di blog atau online shop tetangga.

  1. Masker Lidah Buaya

img_20161030_100156

Yeay, ini jagoan aku banget! Aku jarang banget pakai masker kemasan yang beredar di toko-toko. Aku lebih suka pakai lidah buaya, lebih alami dan nggak menyebabkan efek samping. Cara pakainya Cuma, cuci lidah buaya dan ambil getahnya. Oleskan ke kulit wajah dan tunggu 15 menit sampai mengering. Basuh deh.. Aku mulai pakai masker lidah buaya dari kelas 2 SMA, dari zaman-zamannya dekil jelek sampai sekarang ini. Aku puas banget dengan masker yang satu ini. Walaupun menunggu hasilnya lama, tapi memuaskan (banget). Walaupun hasilnya gak instant dan membutuhkan kesabaran yang cukup lama, tapi semua itu terbayar lunassss. (nanti deh aku bahas khusus di postingan berikutnya). Banyak banget efek yang diberikan sama masker lidah buaya ini, antara lain jerawat berkurang, wajah jadi lebih cerah dan putih, kulit wajah mulus. AAAAH, pokoknya jawara binggo!

Aku gak tahu harus nunjukin wajah before yang mana (karena banyak banget dan bingung milih haha, nantilah ya aku bahas di postingan selanjutnya bareng lidah buaya), ya ini foto wajah aku yang sekarang. Taraaaa… No make up (Baru beres maskeran lidah buaya ditengah ngetik postingan ini)

 

Kalau katanya ‚ÄúBeautiful is pain‚ÄĚ, bagiku cantik itu cuma butuh ketelatenan. Kesabaran menunggu hasil, dan rutin untuk merawat. Jangan Cuma pengen instant dalam sekejap. Karena bagi aku, apa yang diperoleh secara instant, hasilnya juga instant-gak bertahan lama.  Nah, gimana dengan produk Skin care kalian chantiq?

 

BELANDA NEGERI INGGRIS

Hasil gambar untuk trio kwek kwek katanya

Belanda Negeri Kincir (katanya katanya…)

Keju Pengasilannya (katanya katanya…)

Tulip nama bunganya (wow wow…)

Dam nama bendungannya…

Sejak kapan Belanda menjadi bagian negeri Inggris? Ternyata selama ini aku salah lirik (salah dengar tepatnya) dan kamu berhasil menghujatku habis-habisan setelah mengirim voice note lagu ini “Belanda Negeri Inggris (katanya katanya…),¬†Keju Pengasilannya (katanya katanya…),¬†Tulip nama bunganya (wow wow…),Dam nama bendungannya…”, jahatnya kamu mempertanyakan bagaimana aku bisa lulus SD, SMP, SMA dan masuk perguruan tinggi. Perdebatan tidak penting (lagi) tentang lagu anak-anak era 90‚Äôan setelah membahas postingan sebelumnya. Tunggu dendam nyi pelet. hadeh